Jumat, 02 Januari 2015 - 20:58:09 WIB
SUKSES BUKAN DENGAN "LEYEH-LEYEH"
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Motivasi Islam - Dibaca: 1200 kali

Menjadi pengusaha sukses tentu bakal ada  tantangan dan rintangan yang memang tak mudah. Tapi  itulah, seperti seleksi alam, siapa yang bisa survive merekalah pemenangnya. Kita memulai semuanya dari  nol. Dari tak ada menjadi ada, dari ketidakmungkinan  menjadi sebuah realita yang dahsyat.
Bukan tidak mungkin, kita bakal menyerah  sebelum titik akhir, berpasrah pada keadaan, membiarkan modal dan usaha yang kita punya menjadi  terbengkalai.Setidaknya semangat optimism harus  selalu kita kembangkan dan hadirkan dalam setiap  perjalanan karier kita. Ingat! memang Allah yang  menentukan hasil akhir tapi itu juga tergantung pada  usaha sang hamba.
Pak Suryadi, begitu biasanya beliau dipanggil, pria yang sudah berusia 70 tahun ini mungkin bisa kita  jadikan sebagai seorang figur bagi kita. Beliau  menjalankan usahanya mulai dari nol. Atas semangat itulah belaiu menjadi pribadi yang  tahan banting , bahkan usia yang  m u l a i m e n g g e r o g o t i  kemampuannya tak menurunkan semangatnya, terjun langsung  dalam bisnisnya,
Bisnis sapi perah yang  beliau punya boleh dibilang  sukses, sejak pertama berdiri
dengan dua ekor sapi perahnya,  sekarang beliau berhasil memenuhi kandangnya dengan
40 ekor sapi perah .seperti yang kita bahas  tadi, siapa yang bisa bertahan bakal  menjadi pemenangny .
Sapi-sapi tersebut beliau datangkan  langsung dari Jakarta dan Surabaya. Setiap harinya beliau bisa meraup untung sekitar 500.000-1.300.000. dengan 2 orang karyawannya, beliau mampu mengolah 40  ekor sapi tersebut dengan baik. perharinya rata-rata susu yang dihasilkan sekitar100-150 liter.
Susu-susu tersebut dipasrkan  secara eceran dan juga dititipkan di  koperasi di daerah kletek. Untuk eceran,  beliau mematok harga 7000-8000. Untuk  harga koperasi beliau mematok harga sekitar 4000 rupiah saja.
Ketika ditanya tentang kendala yang  beliau hadapi ,beliau hanya menuturkan penyakit sapi yang setres atau bahkan  kembung. Ketika sudah terserang penyakit  seperti itu. Beliau sulit untuk mendapatkan  susu yang banyak. Untuk itu belaiu sebisa  mungkin menjaga kesehatan dan gizi para  sapinya. Beliau merawat sapinya dengan memandikannya 2 kali sehari pagi dan sore  juga jam makan yang sama 2 kali sehari, pagi dan sore.
Beliau berkisah bahwa dulu beliau sulit untuk mengembangkan bisnisnya,  dikarenakan banyak penyakit yang  menyerang sapi-sapi beliau. Menjadiakan  sapi-sapinya sulit menghasilkan susu bahkan juga pernah sampai mati.
Dari situ beliau belajar bahwa suatu  keberhasilan tidak bisa hanya diraih dengan
leyeh-leyeh, atau bahkan sekadarnya saja.  Perlu pengorbanan dalam setiap hal. Bukan
hanya itu ketlatenan juga dibutuhkan untuk menjaga semangat optimism dan positive
thinking kepada Allah. AllahuAkbar  ! ! ! believe… we  can be  a  best  entrepreneur…
Dhini_khoirun and HanimAzza


Copyright © 2013 by al-Amanah's Teams