Tulis & Tekan Enter
Logo
images

Ramadan Cahaya, Ramadan Penuh Cinta

Ramadan Cahaya, Ramadan Penuh Cinta

“As-shaumu wal-quranu yasyfa'aani lil-'abdi yaumal-qiyamati.” Puasa dan Alquran Memberi Syafaat Bagi Hamba di Hari Kiamat.

Begitulah tema yang diambil pada acara Pembukaan Madrasah Ramadan 1440 H di Pesantren Modern Al-Amanah awal bulan ini (04/05). Acara yang diadakan malam hari tiap tahunnya ini berlangsung cukup meriah. Di tengah persiapan yang cukup singkat setelah Perhelatan Wisuda Akbar XXIV (02/05), selang satu hari seluruh santri dan elemen pesantren turut menyempatkan hadir meski dalam keadaan yang cukup letih.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Pembukaan Madrasah Ramadan ini wajib diisi dengan hafalan Alquran yang ditampilkan sebagai penanda bahwa kegiatan selama Ramadan telah dibuka.

Adapun pada akhir acara yang diisi mauidhah khasanah oleh Romo Yai Nurcholis Misbah. Beliau menyampaikan betapa hakikat puasa yang harusnya kita tahu. Puasa, kata beliau, adalah sebuah jalan tol untuk menuju takwa. Bagaimana Allah memberikan satu ukuran kemuliaan seorang hamba dengan derajat ketakwaannya. Bandingkan saja takwa yang ditempuh dengan jalan biasa apakah sama dengan takwa yang ditempuh dengan jalan tol? Tentu berbeda; persoalannya, setiap jalan tol pasti membutuhkan pembayaran dan pembayaran puasa adalah mengetahui konsep dan hakikat ruh puasa untuk mencapai takwa. Bukan sekedar puasa yang mendapatkan lapar dan dahaga. Tapi puasa yang memiliki kesabaran juang, hati yang bersih dan jiwa yang tulus.

Berbicara mengenai ketulusan jiwa, Romo Yai menjelaskan makna lebih dalam yang terdapat dalam qalb (hati). Maka bila dalam kualitas amal kita hanya menuntut mendapatkan apa yang kita mau berarti amal kita sebagai hamba tidak ada yang benar-benar tulus hanya berdasar nafsu bukan kesadaran.

Dengan ketulusan jiwa, kesabaran dan hati yang bersih inilah yang mampu menjadikan hatinya bercahaya dan bersyukur dia juga mampu menjadi cahaya bagi yang lainnya.

Di akhir mauidhah, beliau menyampaikan harapan besar berupa doa, semoga puasa yang kita jalani menjadi ibadah yang lebih baik dari puasa-puasa sebelumnya. Aamiin. (Al)

#ramadhan

#latepost

#alamanahjunwangi

#santriabahnur

#opening



Tinggalkan Komentar